Hukum Hukum Islam

Hukum Islam

Banyak pengetian yang dijabarkan dari beberapa sumber yang ada,  tapi semua mempunyai pengertian yang tujuanya sama walau berbeda penjelasanya. Pengertian Hukum Islam atau Syariah Islam adalah Merupakan sebuah sistem atau kaidah – kaidah yang di dasari oleh wahyu Allah SWT yang diturun langsung melalui Rasullulloh sebagai penerima wahyu.

Adapun pengertianya dari hukum islam itu adalah Hukum yang mengatur tingkah laku yang bersifat mengikat bagi semua mahluknya khusunya pemeluk agama Islam. Banyak yang mengasumsikan sebagai expresi perintah Tuhan bagi umat islam.

Sumber Hukum Islam

Sumber hukum islam bermuara pada 3 sumber hukum yaitu Al’quran, Hadist, dan Ijtihad. dari ketiganya ini saling berkaitan satu dengan yang lainnya dan tidak ada berbeda pandangan dalam menanggapi suatu permasalahan yang ada.  Adapun sumber hukum yang utama dalam islam adalah Al quran.

Al Quran

Quran merupakan bserisikan firman Allah Subhanahu wa ta’ala, Alquran merupakan berisi aturaan atau hukum Allah sebagai pencipta kehidupan. Nabi Muhammad diutus untuk menyampaikan wahyu dalam bentuk Al Quran kepada seleruh umat manusia.

Al Quran ini ini dijadikan sumber hukum awal.  Semua hukum dan peraturan yang dibuat harus berdasarkan Al Quran dan tidak saling bertentangan. Kemudian dengan berkembangnya jaman, tafsir Al quran saat ini sudah banyak sekali dan sangat mudah untuk di dalami dan menerapkan hukum islam.

Hadits Shahih

Adapun hukum islam beracuan sekanjutnya berdasarkan Hadist,  ini sangat berbeda dengan Al Quran. Hadist ini berisi penjelasan rincian tentang hukum islam yang ada di dalam Al Quran, hadist ini menjelaskan tentang tata cara beribadah, aturan dalam melaksanakan ibadah, serta ucapan Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam yang merupakan jadi sumber hukumnya.

Anda harus tau Perbedaan Hadits dengan Al Quran : 

Hadits

Hadist merupakan acuan dalam islam setelah alquan, ini dijelaskan bahwa berbeda dengan Al Quran, hadist berisi tentang penjelasan rincian mengenai hukum islam yang ada di Al Quran. yaitu mengatur bagaimana tata cara beribadah yang baik dan benar, serta aturan dalam melaksanakan ibadah,  dan ucapan Nabi Muhammad Saw, yang merupakan sumber hukum.

Al Quran

Al Quran merupakan berisi firman Allah Subhanahu wa ta’ala, Al quran ini juga berisi peraturan atau berisi hukum Allah yang punya kehidupan. Dimana Nabi Muhammad saw di utus  untuk menyampaikan alquran kepada seluruh umat manusia hingga tiba hari akhir nanti.

Al Quran ini selalu dijadikan sumber hukum pertama dan utama di setiap hukum dan peraturan yang di buat berdasarkan Al Quran dan tidak boleh saling bertentangan.

Pengertian Mukallaf

Mualaf ialah orang yang berakal sehat dan telah baligh/telah cukup berumur lebih dari 15 tahun atau telah mengeluarkan putih ( air mani ) meskipun dengan cara bermimpi bagi pria. dan bagi wanita apabila telah berumur lima belas tahun, telah mengeluarkan darah haid atau telah mengeluarkan air mani, baik dengan cara bersetubuh suami istri atau dengan cara bermimpi.

Maka orang itulah yang terkena perintah dan larangan Allah, yang wajib mengerjakan perintah – perintah Allah dan di perintah menjauhi larangan – larangan-Nya.

Pengertian Mu’min

Mu’min adalah orang yang meyakini dan mempercayai poko-pokok keimanan secara terprinci maupun secara ringkas dalah hatinya, semua ini biasanya dinyatakan dengan lisan dan dibuktikan dengan amal perbuatanya.

Poko-pokok Keimanan Adalah :

  1.  Iman kepada Allah Swt.
  2.  Iman kepada Para Malikat-Nya.
  3.  Iman Kepada Kitab-kitab-nya.
  4.  Iman kepada Rasul dan Nabi-Nya  .
  5.  Iman kepada hari kiamat.
  6.  Iman kepada ketentuan baik atau buruk dari Allah Swt.

Inti pokok dari keimanan tersebut berdasarkan kepada jawaban Nabi Muhammad Saw. ketika di tanya oleh malaikat Jibril, beliar menjawab :

Artinya :

” Hendaklah engkau beriman kepada Allah, para malikat-nya, kitab-kitab-Nya para utusan-Nya, hari kiamat dan iman kepada ketentuan baik dan buruk dari Allah Swt. ( muslim )”.

Pengertian Muslim

Muslim adalah Orang yang tunduk dan patuh  mengikuti secara lahir batin terhadap ajaran-ajaran( Hukum-hukum ) agama islam yang di bawah oleh Nabi Muhammad Saw. sebagai utusan Allah Swt. Jadi muslim bisa di jelaskan adalah Orang yang menjalankan ajaran-ajaran agama islam, sebagai bukti keimanan yang merupakan menjadi keyakinan dalam hatinya masing-masing orang muslim.

Dasar dan Poko-Pokok Islam

  1. Untuk yang pertama adalah mengucapkan kalimat dua kali syahadat/mengakui dengan sungguh-sungguh bahwasana tiada tuhan yang wajib disembah, melainkanAllah Swt, serta mengakui bahwa Nabi Muhammad saw adalah utusan Allah.
  2.  Kemudian mengakan shalat lima waku
  3.  Membayar Zakat
  4.  Menunaikan ibadah haji bagi yang mampu
  5.  Puasa di bulan Rhamadhan.

Berdasarkan pokok islam dan berdasarkan sabda Nabi Muhammad saw :

Artinya :

” Ibnu umar ra. Berkata : Rassullulah saw. bersabda : Dasar ( pokok-pokok islam itu ada lima: (1). mengakuin tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Allah dan mengakui pula bahwa Muhammad saw adalah utusan Allah. (2). Menegakan shalat lima waktu. (3). Membayar Zakat. (4). Menunaikan ibadah haji bagi yang berkuasa (5). Puasa bulan ramadhan”.

Dua Kali Syahadat

Dua Kali Syahadat itu adalah :

Artinya :

” Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah, melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad adalah utusan Allah”.

Jika dua kalimat Syahadat itu dibaca oleh orang yang bukan islam, dan ia membacanya dengan sesungguh-sungguh, tidak karena paksaan orang lain, maka hatinya membenarkan apa yang di ucapkan oleh lisannya, serta mengerti apa yang di ucapkan itu.

Maka jadilah ia sebagai orang islam (muslim), dan mulai itu pula ia wajib mengerjakan rukun silam yang lain, kemudian wajib pula mengerjakan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-larangannya ( Hukum-hukum Sayari’at islam.

Kemudian, Kalimat dua Syahadat itu disebut pula ” SYAHADAT TAUHID” (ASYAHADU AN LAA ILAAHA ILLAAHA ILLALLAAHU = Menyaksikan dan menyatakan ke Essan Allah. dan ” SYAHADAT RASUL” (WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAHI = Menyaksikan dan menyatakan ke Rasulan Nabi Muhammad saw).

Hukum-Hukum Islam

Hukum islam merupakan yang biasa juga disebut hukum Syari’at terbagi menjadi tujuh :

Wajib/Fardlu yaitu suatu perlakuan yang apabila ditinggalkan mendapat dosa.

Adapun ini dibagi menjadi dua bagian :

  1. Wajib/fadlu ‘ain yaitu suatu perlakuan yang harus dikerjakan oleh setiap orang muslim yang mukallaf/baligh dan berakal sehat, seperti shalat lima waktu, puasa Ramadhan, Zakat, haji dan sebgainya.
  2. Wajib/fadlu kifayah yaiut suatu perlakuan yang harus berakal sehat, tetapi sudah dia anggap cukup apabila telah dikerjakan oleh sebagian dari mereka. dan berdo’a seluruhnya  jika tidak ada yang mengerjakannya, seperti menyembahyangkan mayat, menguburkan dan sebagainya.

Sunnat :

Yaitu suatu perlakuan yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak berdosa, seperti sembahyang sunnat, puasa hari senin kamis, berwudhlu untuk membaca Qur’an dan sebagainya.

Haram :

Yaitu suatu perbuatan yang apabila dikerjakan mendapat dosa dan apabila ditinggalkan mendapat pahala seperti durhaka terhadap kedua orang tua, berdusta, minum-minuman keras, mencuri dan sebagainya.

Makruh

Yaitu suatu perbuatan yang apabila dikerjakan tidak berdosa dan apabila ditinggalkan mendapat pahala, seperti makai petai atau brambang mentah dan sebagainya.

Mubah

Yaitu suatu perlakuan yang apabilla dikerjakan tidak mendapat pahala dan tidak pula berdosa, demikian apabila ditinggalkan juga mendapat pahala dan tidak pula berdosa dan apabila apabila titinggalkan mendapat pahala, seperti makan pertai atau berambang mentah dan sebagainya.

Shahih

Yaitu suatu perlakuan yang telah memenuhi syarat dan rukun yan gtelah ditentukan menurut hukum Syaira’at dan betul.

Fasid/Bathil

Yaitu suatu perlakuan yang tidak memenuhi syarat dan rukun atau tidak betul cara mengerjakanya.