Pengertian Taaruf Menurut Islam dan Tata caranya

Pengertian Taaruf :

Adapun pengertian istilah Taaruf ialah merupakan berasal dari bahasa arab yang berarti saling  mengenal atau perkenalan. Bila di bahas dalam konteks agama islam, Taaruf berpedoman terhadap proses perkenalan antara wanita dengan seorang pria yan gmempunyai tujuan untuk  mengetahui kesesuaian datu sama lain sebelum mereka melanjutkan kejejnjang pernikahan.

Tujuan Taaruf :

  • Menjaga kesucian dan kehormatan :

Adapun tujuan dari taaruf ini adalam dengan niat menjaga kehormatan kedua belah pihak serta mematuhi ajaran islam yang melarang pergaulan bebas antara pria dan wanita yang bukan pasangan sahnya atau yang dikenal dalam agama islam ialah  bukan mahramnya.

  • Memastikan kecocokan :

Proses ini mempunyi tujuannya, yaitu membrikan kesempatan bagi kedua calon untuk saling mengenal lebih jauh baik karakter, visi hidup, dan nilai-nilai yang masing-masing mereka pegang, yang kedepanya sangat penting sekali untuk kehidupan dalam pernikahan yang harmonis kelak.

  • Mengihindari Fitnah

Selain menghindari  perbuatan dosa, menjaga kehormatan serta mengenal visi hidup masing-masing. Taaruf juga mempunyai tujuan yaitu, untuk menghindari fitnah dan menjaga proses tetap dalam jalurnya sesuai dengan ajaran islam.

Dasar Hukum Taaruf dalam Agama Islam

Dasar-dasar hukumnya dalam taaruf ini telah memiliki dasar di dalam Al-Quran dan hadis. Tertuang dalam firmas Allah SWT yaitu di surat Al-HUjarat ayat 13  dengan berbunyi :

” Wahai manusia, sesungguhnya, kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa serta bersuku-suku agar kamu saling mengenal, sesungguhnya, yan gpaling mulia diantar kamu disisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa. sesungguhnya, Allah SWT maha mengetahui. maha teliti (QS: Al-Huharat:13).

Dalam hadis lain mengatakan bahwa Rasulullah SAW juga memberikan panduan terkait dalalm proses  perkenalan dan memilih pasangan yang baik, seperti di terangkan dalam hadis  berikut  dibawah ini :

”  jika datang kepada kalian seseorang yang agamanya dan akhlaknya kalian ridhoin, maka nikahlah ia. jika tidak, akan terjadi fitnah di muka bumi dan keruskana yang bersar .” ( HR. Tarimdzi dan Ibnu Majah).

Tata Cara Taaruf

  • Niat yang lurus

Niat adalah hal yang utama, ini merupakan hal yang paling mendasar dalam setiap tidakan dalam islam. dalam proses taaruf ini, Maka niatkan untuk mencari ridha Allah SWT, serta mencari pasangan yang dapat bersama-sama mencapai tujuan akhirat.

  • Melibatkan Keluarga

Keluarga memiliki peranan yang sangat penting sekali dalam proses taaruf ini, dalam prose taaruf ini, keluarga dapat membrikan penilaian yang objektif dan turut membantu menjaga proses supaya tetap dalam jalur syariat islam. unutk proses ini, biasanya pihak pria mengajukan profosal lamarn atau niat taaruf kepada keluarga wanitanya terlebih dahulu.

  • Mengadakan Pertemuan Pertama

Dalam mengadakan proses taaruf ini, untuk pertama kali pertemuannya dilakukan oleh wali masing-masing anggota keluarga. artinya pertemuan ini bukan dilakukan secara berdua-duaan. melainkan untuk saling mengenal dengan baik dan saling mendalami dalamkeadaan yang diawasi.

Adapun isi dari petermuan ini,  yang di bahas adalah tantang visi dan misi hidup, tujuan pernikahan, nilai-nilai keluarga serta pandangan agama menjadi fokus yang sangat utama.

  • Menggunakan Pihak Ketiga

Dalam proses ini, membutuhkan pihak ketiga, seperti ustad dan ustazah. atau  dengan perantara orang yang di percaya, sering digunakan untuk menfasilitasi kemunikasi antar kedua pelah pihak yang akan menikah, ini semua dilakukan supaya menjaga adab dan menghindari dari fitnah.

  • Petemuan Lanjutan

Kemudian jika semua proses sudah. dan keuda belah pihak merasa cocok, maka mereka dapat melanjutkan pertemuan-pertemuan berikutnya. tetapi dalam proses ini tetap dla pengawasan keluarga masing-masing atau pihak ketiga. dalam hal ini pembahasan lebih ke pendalaman detail pribadi dan rencana masa depan yang akan di bicarakan.

  • Shalat Istikharah

Dalam hal ini, untuk meyakinkan pilihan setelah melekukan beberapa pertemuan, kedua belah pihak di anjurkan untuk mendekatkan diri dan meminta petunjuk melalui sholat istikharah, supaya mendapat petunjuk yang jelas dari Allah SWT mengenai keputusan yang akan di ambil kelak.

Adapun tujuan dari sholat istikharah ini, melainkan minta petunjuk dan arahan serta bimbingan kepada Allah SWT agar diberikan yang baik dan dijauhkan dari hal yang buruk.

  • Keputusan dan Khitbah ( Lamaran )

Ketika setelah melakukan istikhara kedua belah calon sudah merasa yakin dengan pilihanya. langkah selanjutnya adalah khitbah atau lamaran secara resmi. khitbah yang berarti  proses dimana dari pihak pria menyatakan keseriusan untuk menikahi pihak wanita. biasanya dalam proses ini diikutsertakan dengan pemberian mahar awal.

  • Proses Menuju Pernikahan

Selanjutnya, setelah khitbah, maka kedua belah pihak mulai mempersiapkan rencana pernikahan. artinya persiapan mulai dari perencanaan waktu, tempat pelaksanaan, dan acara pernikahan dibahas secara detail.

Namu semua itu baikpersiapan dan lain-lainya tetap dalam jalur syariat,  dan menghindari ikhtilat ( campur baur menjadi satu pria dan wanita yang bukan mahramnya ). apalagi menjalankan tindakan yang tidak sesuai dengan ajaran islam.

Kesimpulan :

Taaruf ialah cara yan gdi anjurkan dalam agama islam yang tujuanya untuk mengenal antara kedua belah pihak calon suami dan istri sebelum masuk kejenjang pernikhan.  Dalam hal ini tetap dalam jalurnya,  harus menjaga kehormatan dan mejaga batas-batasan agama, serta keterlibatan keluarga dan pihak ketiga untuk  menghindari fitnah.

Ini semua di laksanakan dengan niat yang lurus, do’a dan dengan petunjuk Allah SWT melalui shalat istikharah, Dalamhal ini, Taaruf diharapkan dapat membantu umat islam dalam menemukan pasangan yang tepat dan menjalani kehidupan dalam pernikhan yang penuh keberkahan.